Lama kita
berdiam tanpa sapa. Sadarkah?? Lamat-lamat aku mulai berpikir tentang itu.
Adakah kamu sedang sibuk? “Hmm,, bisa jadi,” pikirku. Entah apa kabarmu di
sana. Adakah kamu baik-baik saja? “Hmm,, semoga saja,” harapku.
Minggu, 02 Maret 2014
Rabu, 26 Februari 2014
Ketidaksengajaan
Lama aku terdiam
Di balik rintik
hujan
Meresapi makna
persahabatan
Antara kau dan
aku
Tanya Tak Terjawab
Menuai tanya juga
percuma
Bagaimana tidak
Aku masih saja
tak temukan jawaban
Meski tanyaku
masih serupa kemarin
Kebisuan ini
mengundang kegelisahan
Haruskah aku
temukan jawaban sendiri
Mengais apa yang
sama sekali tak ku mengerti
Haruskah begitu?
Jawab aku?
Jawab aku?
Maaf Tanpa Meminta
Jiwa tak tentram
berkabut kelam
Menanti kepingan
maaf yang terucap tanpa permintaan
Mungkinkah angin
memberi kabar
Bahwa aku selalu
menanti tanpa dapat berbuat
Terlalu keluh
lidah ini untuk meminta
Namun hati selalu
meronta
Apa yang harus
aku lalukan kini
Aku sungguh tak
berdaya
Jiwaku serasa
mati rasa oleh luka.
Spasi
Seindah apapun huruf terukir, dapatkah ia bermakna
apabila tak ada jeda? Dapatkah ia dimengerti jika tak ada spasi?
Bukankah kita baru bisa bergerak jika ada jarak? Dan
saling menyayangi bila ada ruang? Kasih sayang akan membawa dua orang semakin berdekatan,
tapi ia tak ingin mencekik, jadi ulurlah tali itu.
Nafas akan melega dengan sepasang paru-paru yang tak
dibagi. Darah mengalir deras dengan jantung yang tidak dipakai dua kali. Jiwa
tidaklah dibelah, tapi bersua dengan jiwa lain yang searah. Jadi, jangan
lumpuhkan aku dengan mengatasnamakan kasih sayang.
Maka berkelana dengan rapat tapi tak dibebat. Janganlah
saling membendung apabila tak ingin tersandung.
Pegang tanganku, tapi jangan terlalu erat, karena aku
ingin seiring dan bukan digiring.
(Filosofi Kopi- Dee)
Sketsa Cinta
Judul : Love Story
Penerbit : Perdana Publishing
Cetakan : Pertama, Juli 2013
Penulis : Lana Molen, Sari Wijaya, Nurie Syauqie,
dkk
Tebal : 250 halaman
Een Sukaesih, Sang Guru Penginspirasi
Awalnya
nama Een Sukaesih belum dikenal oleh masyarakat, khususnya di kalangan dunia
pendidikan. Tetapi karena dedikasinya di dunia pendidikan, ia menjadi sosok
yang sangat terkenal dan menginspirasi. Een Sukaesih adalah seorang guru di
Kabupaten Sumedang. Hampir 28 tahun Een Sukaesih harus melawan radang sendi
atau rheumatoid arthritis di tubuhnya. Namun dalam keadaan sakit
lumpuh yang dideritanya, ia tetap tegar dan bersemangat mengajari para anak didiknya
dari atas tempat tidur. Semangatnya membangun dunia pendidikan menjadi modal
dasar ia bertahan dari penyakitnya, meski kondisi tubuh Een terus menyusut.
Langganan:
Postingan (Atom)