Senin, 03 Juni 2013

Melepaskan


Salahkah jika kini aku membiarkan hujan membasahi ladang hati
Yang mulai mengering karena menunggumu kala senja
Entah berapa kali kemarau bergulir dengan semi
Tapi baru kali ini aku menyerah padanya dan membiarkannya masuk
Aku bukan telah benar-benar melupakan
Percayalah,
aku hanya merasa tak lagi guna menahan kemarau tetap menyarang di sudut hati
dirimu, pergilah selamanya jika itu maumu
sungguh aku takkan lagi menahan
Meski harus terjerat perih dalam luka lama yang kain mengerang
Cukup sampai di sini
Biarkan aku menatap indahnya musim semi yang Tuhan ciptakan untukku
Ini takdirku..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar